Saturday, 07 November 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

43 Paket Perbaikan Jalan Provinsi Lampung Sudah PHO, Progres Capai 88,67 Persen

06 November 2026 15:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 13 kali
Bagikan:
43 Paket Perbaikan Jalan Provinsi Lampung Sudah PHO, Progres Capai 88,67 Persen
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus mempercepat infrastruktur dan pengembangan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan di sebagian wilayah. Hingga akhir Oktober 2026, progres realisasi fisik pekerjaan jalan tercatat mencapai 88,67 persen.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan berbagai paket pekerjaan yang saat ini terus dikebut agar dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan, dari total 62 paket pekerjaan jalan, sebanyak 43 paket di antaranya telah menyelesaikan pekerjaan dan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan dengan capaian fisik 100 persen. Sementara paket lainnya masih dalam tahap pelaksanaan di lapangan.

"Untuk pekerjaan jalan kita ada 62 paket aktivitas. Dari jumlah tersebut, 43 paket sudah PHO atau selesai 100 persen. Sisanya masih dalam proses pelaksanaan. Secara keseluruhan, progres fisiknya sudah mencapai 88,67 persen," ujar Taufiqullah saat dimintai keterangan, Jumat (6/11/2026).

Sementara itu dari 18 paket pekerjaan yang didanai melalui skema pinjaman daerah terdapat dua paket di antaranya telah selesai dikerjakan. Sementara paket lainnya kini memasuki tahapan akhir pengerjaan.

Taufiqullah memastikan seluruh pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Pihaknya optimistis seluruh proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, termasuk pekerjaan yang ditargetkan rampung pada November maupun Desember 2026.

"Untuk paket perbaikan yang bersumber dari dana pinjaman, dari 18 paket ada dua aktivitas yang sudah selesai. Selebihnya masih dalam proses akhir. Namun, semuanya masih berjalan sesuai progres dan jadwalnya positif. Insyaallah bisa diselesaikan, ada yang targetnya November dan ada juga yang Desember," jelasnya.

Tidak hanya infrastruktur jalan, infrastruktur dan pengembangan dan rehabilitasi jembatan di Provinsi Lampung juga terus menunjukkan perkembangan positif.

Dari total 24 paket pekerjaan jembatan, sebanyak 16 paket telah diselesaikan.

"Sementara delapan paket lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan progres fisik keseluruhan mencapai 78,61 persen," kata dia.

Menurut Taufiqullah, sebagian besar pekerjaan yang telah rampung merupakan aktivitas rehabilitasi jembatan dengan tingkat penanganan yang relatif tidak terlalu besar.

Adapun delapan paket yang masih berjalan merupakan pekerjaan infrastruktur dan pengembangan jembatan baru yang membutuhkan tahapan pengerjaan lebih panjang. Pekerjaan tersebut mencakup pembongkaran konstruksi lama hingga infrastruktur dan pengembangan kembali jembatan dari awal.

"Untuk aktivitas jembatan, dari 24 paket pekerjaan, sebanyak 16 sudah selesai. Sementara delapan paket lainnya masih dalam pelaksanaan. Karena delapan paket ini merupakan infrastruktur dan pengembangan jembatan baru, jadi harus dibongkar terlebih dahulu, kemudian dibangun kembali dari awal. Secara keseluruhan, progres fisik pekerjaan jembatan mencapai 78,61 persen," ungkapnya.

Dalam upaya mengejar target penyelesaian pekerjaan, BMBK Lampung telah menginstruksikan seluruh pelaksana aktivitas agar mempercepat pekerjaan di lapangan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi.

Terlebih, memasuki musim hujan, kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan yang dapat memengaruhi kelancaran pelaksanaan proyek infrastruktur, khususnya pekerjaan jalan dan infrastruktur dan pengembangan jembatan.

Karena itu, koordinasi dan pengawasan terhadap para pelaksana terus diperkuat agar setiap pekerjaan dapat berjalan optimal dan tidak mengalami keterlambatan yang berarti.

"Kami sudah menginstruksikan teman-teman pelaksana di lapangan untuk menyegerakan pekerjaan. Apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan, tentu ini menjadi salah satu kendala. Namun demikian, kami tetap optimistis progres fisik dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan," katanya.

Lebih lanjut, Taufiqullah menyampaikan bahwa program infrastruktur dan pengembangan dan peningkatan infrastruktur jalan maupun jembatan yang telah berjalan pada 2026 diharapkan dapat terus dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya.

Menurutnya, keberlanjutan infrastruktur dan pengembangan infrastruktur sangat penting, terutama untuk ruas-ruas jalan strategis yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi dan tidak memungkinkan untuk ditunda penanganannya.

Salah satu pertimbangan utama dalam menentukan prioritas penanganan adalah volume Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR). Ruas jalan dengan intensitas kendaraan yang tinggi dinilai membutuhkan perhatian lebih karena memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas perekonomian daerah.

sebagian wilayah yang menjadi perhatian, di antaranya Kabupaten Lampung Tengah dan Pringsewu, terutama pada ruas-ruas jalan dengan tingkat lalu lintas yang cukup tinggi.

Meski demikian, pemerataan infrastruktur dan pengembangan tetap menjadi perhatian. Penanganan infrastruktur di wilayah lain, termasuk Kabupaten Way Kanan, juga diharapkan dapat terus dilanjutkan sesuai kebutuhan dan skala prioritas.

"Kami memiliki harapan apa yang sudah dilakukan pada 2026 bisa tetap dilanjutkan. Apalagi untuk proyek-proyek strategis yang memang tidak bisa ditunda, terutama ruas jalan dengan LHR atau lalu lintas harian rata-rata yang cukup tinggi. Itu harus menjadi prioritas," tuturnya.

"Misalnya pekerjaan-pekerjaan besar di Lampung Tengah dan Pringsewu. Namun, daerah lain juga tetap kita perhatikan dan lanjutkan, seperti di Way Kanan. Jadi, infrastruktur dan pengembangan tetap berjalan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta prioritas di masing-masing wilayah," tambahnya.

Dengan capaian progres fisik yang terus meningkat, BMBK Provinsi Lampung memiliki harapan seluruh pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan dapat diselesaikan sesuai target.

Upaya percepatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari