BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi menghasilkan abu atau debu vulkanik.
Debu vulkanik yang terbawa angin dapat mengganggu kualitas udara dan jarak pandang. Kondisi tersebut juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Untuk mengantisipasi dampak debu vulkanik, masyarakat diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
Warga juga dianjurkan menggunakan pelindung mata apabila kondisi udara mulai berdebu.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila terjadi hujan abu.
Selain itu, pintu, jendela, serta ventilasi rumah sebaiknya ditutup apabila abu vulkanik mulai masuk ke dalam rumah.
Masyarakat juga diminta melindungi makanan dan sumber air dari paparan abu vulkanik. Bagi pengendara, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin.
BPBD Kota Bandar Lampung meminta masyarakat tidak panik, tetap tenang dan waspada, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Siaga, Cepat, Tanggap,” menjadi pesan BPBD Kota Bandar Lampung kepada masyarakat dalam menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center 117 secara nasional, atau layanan BPBD Kota Bandar Lampung di nomor 0721-6016451 dan 0821-8099-2105 (telepon/WhatsApp).