Thursday, 22 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Dua Hari Lampu Rumah Menyala, Tetangga Temukan Sunarti Meninggal Dunia

22 October 2026 14:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Dua Hari Lampu Rumah Menyala, Tetangga Temukan Sunarti Meninggal Dunia
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Tanggamus – Penyebab kematian Sunarti (47), perempuan yang ditemukan meninggal dunia di depan kamar mandi rumahnya di Kelurahan Pasarmadang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, belum diketahui secara pasti. Polisi menduga korban terjatuh hingga mengalami pecah pembuluh darah. Namun, dugaan tersebut belum terkonfirmasi secara medis karena keluarga menolak dilakukan autopsi.

Sunarti ditemukan pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Jenazahnya tergeletak di lantai, tepat di depan pintu kamar mandi yang berada di bagian dapur rumah.

Keberadaan korban diketahui setelah seorang tetangga merasa curiga karena lampu rumahnya terus menyala selama dua hari, sementara Sunarti tidak terlihat beraktivitas dan tidak merespons saat dipanggil.

Tetangga korban, Santi Megasari, kemudian mendatangi rumah tersebut dan mengetuk pintu berulang kali. Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah, sementara pintu dalam keadaan terkunci.

Merasa khawatir terjadi sesuatu, Santi meminta bantuan suaminya, Septianto, untuk memeriksa kondisi korban. Septianto kemudian mengintip dari bagian belakang sebelah kiri rumah dan melihat Sunarti telah tergeletak di depan pintu kamar mandi.

Keduanya lalu mendobrak pintu depan rumah. Setelah masuk, mereka mendapati korban sudah meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat kelurahan dan kepolisian.

Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni mengungkapkan, setelah menerima laporan, personel Polsek Kota Agung bersama Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tanggamus mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung.

“Berdasarkan pemeriksaan TKP, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh di depan pintu kamar mandi. Korban diduga mengalami pecah pembuluh darah,” kata Feriyantoni, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi Arif, Kamis (22/10/2026).

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian secara medis.

Feriyantoni menjelaskan, keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan.

Dengan tidak dilakukannya autopsi, penyebab pasti kematian Sunarti belum terkonfirmasi melalui pemeriksaan bedah jenazah. Karena itu, dugaan awal kepolisian mengenai kemungkinan korban terjatuh dan mengalami pecah pembuluh darah tidak dapat dianggap sebagai kesimpulan medis.

Berdasarkan keterangan warga yang dihimpun polisi, Sunarti diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Sementara itu, suaminya bekerja berkebun di Kabupaten Lampung Timur.

“Berdasarkan informasi warga sekitar, suami korban terakhir berada di rumah sekitar Agustus 2026 dan kembali ke Lampung Timur untuk berkebun,” ungkap Feriyantoni.

Kondisi tersebut diduga membuat tidak ada orang di dalam rumah yang segera mengetahui keadaan korban. Sunarti baru ditemukan setelah tetangganya berinisiatif memeriksa rumah karena lampu yang terus menyala dan tidak adanya jawaban ketika pintu diketuk.

Setelah proses penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah korban tadi malam langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” ujar Feriyantoni.

Hingga kini, waktu pasti kematian Sunarti dan penyebab medisnya belum diketahui berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian. Lampu rumah yang menyala selama dua hari menjadi pemicu kecurigaan tetangga, tetapi tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan kapan korban meninggal dunia. 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari