Monday, 06 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Festival Sekala Bekhak Sukses Digelar, Pemkab Lampung Barat Rancang Festival Kopi sebagai Magnet Baru Pariwisata

05 July 2026 08:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Festival Sekala Bekhak Sukses Digelar, Pemkab Lampung Barat Rancang Festival Kopi sebagai Magnet Baru Pariwisata
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak berhenti pada penyelenggaraan Festival Budaya Sekala Bekhak XII Tahun 2026. Menutup rangkaian festival yang berlangsung selama tiga hari, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengungkapkan rencana menghidupkan kembali Festival Kopi sebagai agenda unggulan daerah untuk memperkuat promosi pariwisata sekaligus mengangkat identitas Lampung Barat sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Parosil Mabsus saat menutup secara resmi Festival Budaya Sekala Bekhak XII di Taman Kota, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu malam (4/7/2026). Menurutnya, pengembangan pariwisata daerah harus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai agenda yang mampu memperkenalkan potensi unggulan Lampung Barat kepada masyarakat luas.

"Ke depan, Insya Allah selain Festival Budaya Sekala Bekhak, kita juga akan menghadirkan kembali Festival Kopi, karena kopi adalah identitas Lampung Barat yang harus terus kita gaungkan," ujar Parosil.

Rencana tersebut menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan terus memperluas promosi daerah melalui penyelenggaraan event berbasis potensi lokal. Jika Festival Budaya Sekala Bekhak menjadi etalase kekayaan adat dan tradisi, maka Festival Kopi diharapkan menjadi wadah untuk memperkenalkan komoditas unggulan daerah yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Parosil memastikan, setiap agenda yang diselenggarakan pemerintah bukan semata-mata untuk menghadirkan hiburan, melainkan menjadi bagian dari strategi infrastruktur dan pengembangan daerah. Menurutnya, pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia menyebutkan Festival Budaya Sekala Bekhak telah membuktikan bahwa agenda berbasis budaya mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi. Kehadiran pelaku UMKM selama pelaksanaan festival menjadi salah satu bukti bahwa event daerah mampu menciptakan perputaran ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan agenda ini dapat terus melestarikan seni tari dan budaya yang ada di Lampung Barat. Tujuan agenda ini bukan sekadar hura-hura, tetapi bagaimana kita melestarikan dan mengenalkan budaya Lampung Barat kepada masyarakat luar daerah dan kepada Kementerian Pariwisata," kata Parosil.

Festival Budaya Sekala Bekhak XII sendiri resmi ditutup dengan prosesi pemukulan gamolan pekhing oleh Bupati Parosil Mabsus. Penutupan turut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan agenda Event Kementerian Pariwisata RI Titik Lestari, Wakil Bupati Mad Hasnurin, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Nukman, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, Ketua GOW Gurti Komarawati Mad Hasnurin, para kepala perangkat daerah, tokoh adat, budayawan, serta masyarakat.

Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 2 hingga 4 Juli 2026, festival menghadirkan berbagai perlombaan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan. Beragam pertunjukan tradisional menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mempertahankan warisan budaya Lampung Barat.

Pada malam penutupan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia atas kembali terpilihnya Festival Budaya Sekala Bekhak sebagai salah satu dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi tahun ketujuh secara berturut-turut festival ini masuk dalam kalender event nasional.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan agenda Event Kementerian Pariwisata RI, Titik Lestari, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menjaga keberlangsungan Festival Budaya Sekala Bekhak. Menurutnya, pengakuan yang terus diraih menunjukkan bahwa festival tersebut memiliki kualitas serta daya tarik yang mampu bersaing di tingkat nasional.

"Alhamdulillah, ini adalah tahun ketujuh berturut-turut Lampung Barat masuk dalam Karisma Event Nusantara. Ini bukti bahwa konsistensi kita dalam melestarikan budaya mendapat pengakuan nasional," ujar Titik.

Ia melanjutkan, festival budaya memiliki dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar pelestarian tradisi. Menurutnya, agenda seperti Festival Budaya Sekala Bekhak mampu menggerakkan sektor UMKM, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Karena itu, Titik mengharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar event budaya maupun agenda promosi potensi daerah, termasuk Festival Kopi yang direncanakan kembali digelar, dapat berkembang menjadi daya tarik wisata unggulan Lampung Barat.

Dengan berakhirnya Festival Budaya Sekala Bekhak XII, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kini bersiap melangkah ke agenda berikutnya. Rencana menghidupkan kembali Festival Kopi diharapkan tidak hanya memperkuat identitas daerah sebagai penghasil kopi berkualitas, tetapi juga menjadi strategi baru dalam memperluas promosi pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari