BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berdampak pada penyelenggaraan kompetisi BRI Super League 2026-2027.
Laga pekan keempat antara Isenmulang FC dan Persebaya Surabaya yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, kini dipindahkan ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/10/2026). Kepastian perpindahan venue disampaikan manajemen Isenmulang FC melalui akun Instagram resmi klub, @isenmulangkaltengfc.
"Keputusan itu mengacu pada Circular #10 yang diterbitkan I.League selaku operator kompetisi,” tulis manajemen.
Pemindahan pertandingan dilakukan karena kondisi udara di Palangka Raya masih terdampak kabut asap karhutla. Pekatnya asap dinilai dapat mengganggu kondisi kesehatan dan keselamatan pemain serta pihak lain yang terlibat dalam pertandingan.
"Situasi tersebut membuat Isenmulang FC kembali harus kehilangan kesempatan tampil di hadapan pendukungnya di Stadion Tuah Pahoe,” tulisnya lagi.
Sebelumnya, klub berjuluk Laskar Tambun Bungai itu juga terpaksa memindahkan laga kandang menghadapi Bali United ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, akibat persoalan kabut asap.
Selain perubahan lokasi, pertandingan Isenmulang FC kontra Persebaya Surabaya juga akan digelar tanpa kehadiran penonton. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian penyelenggaraan pertandingan menyusul kondisi yang terjadi di Palangka Raya.
Manajemen Isenmulang FC menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter kedua kesebelasan atas perubahan tersebut.
Meski harus dimainkan di Bandar Lampung tanpa penonton, laga kontra Persebaya tetap dijadwalkan berlangsung sesuai agenda kompetisi pada 9 Oktober 2026.