Wednesday, 09 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Parosil Buka Jalan Kopi Robusta Lambar Tembus Panggung Nasional Lewat HPN-Porwanas

09 September 2026 00:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Parosil Buka Jalan Kopi Robusta Lambar Tembus Panggung Nasional Lewat HPN-Porwanas
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Lampung pada April 2027 mendatang.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menerima audiensi jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Rumah Dinas Bupati Lampung Barat, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (8/9/2026) malam. Pertemuan itu menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus membangun komunikasi menjelang dua agenda besar insan pers tersebut.

Dalam audiensi tersebut, Parosil menyebutkan Pemkab Lampung Barat siap memberikan kontribusi dalam rangkaian pelaksanaan HPN dan Porwanas, salah satunya dengan memperkenalkan produk unggulan daerah berupa kopi robusta. Kopi dinilai memiliki potensi untuk menjadi bagian dari cinderamata sekaligus sarana promosi daerah kepada para tamu yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

"Pakcik siap memberikan kontribusi, khususnya yang berkaitan dengan Lampung Barat. Salah satunya kopi robusta," kata Parosil.

Meski demikian, Parosil menjelaskan bentuk cinderamata yang akan diberikan masih akan dibahas lebih lanjut. Pemkab Lampung Barat bersama pihak terkait akan mendiskusikan teknis, konsep hingga desain yang dinilai sesuai untuk memperkenalkan kopi robusta Lampung Barat dalam agenda berskala nasional tersebut. "Teknis atau seperti apa bentuk dan desainnya nanti kita akan diskusikan dulu," ujarnya.

Menurut Parosil, HPN dan Porwanas bukan hanya agenda organisasi maupun olahraga yang mempertemukan insan pers dari berbagai daerah. Kehadiran ribuan wartawan dan rangkaian aktivitas yang berlangsung di Provinsi Lampung dinilai dapat menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.

"Dua agenda besar dijadikan satu, yakni HPN dan Porwanas. Ini merupakan hal yang luar biasa. Ini akan menggerakkan roda perekonomian yang luar biasa dengan adanya aktivitas HPN dan Porwanas ini," kata dia.

Karena itu, Parosil menginginkan Lampung Barat memperoleh ruang untuk ikut mengambil bagian dalam momentum tersebut. Ia ingin kopi robusta yang menjadi salah satu produk unggulan Lampung Barat dapat diperkenalkan secara lebih luas kepada para wartawan dan tamu dari berbagai daerah yang hadir di Provinsi Lampung. "Berikan kami kesempatan untuk mempromosikan kopi robusta dalam aktivitas HPN dan Porwanas," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah menjelaskan audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan pemerintah daerah menjelang pelaksanaan HPN dan Porwanas. Selain bersilaturahmi, PWI Lampung juga menyampaikan beberapa agenda sekaligus meminta dukungan, saran, dan kritik dari Pemkab Lampung Barat.

"Ini agenda silaturahim. Karena sudah dua tahun PWI Provinsi Lampung belum berkunjung ke Lampung Barat. Selain itu, ada beberapa agenda yang disampaikan ke Bupati, butuh dukungan, saran, kritik," kata Wirahadikusumah.

Ia menjelaskan, PWI Provinsi Lampung telah ditetapkan sebagai bagian dari penyelenggaraan HPN dan Porwanas yang akan digelar di Provinsi Lampung. Kedua agenda besar tersebut rencananya diadakan secara bersamaan pada April 2027, dengan rangkaian aktivitas dijadwalkan dimulai pada 5 April 2027 dan puncak peringatan HPN pada 12 April 2027.

Sekitar 5.000 wartawan diperkirakan akan hadir dalam rangkaian aktivitas tersebut. Bagi PWI Lampung, menjadi tuan rumah HPN merupakan tantangan sekaligus kebanggaan karena Provinsi Lampung belum pernah menjadi tuan rumah pelaksanaan HPN. Kondisi tersebut membuat persiapan dilakukan secara serius agar seluruh rangkaian aktivitas dapat berjalan dengan baik.

"Kami ingin sukses sebagai tuan rumah. Karena tamunya wartawan, kami ingin menyambut dengan baik," ujar Wirahadikusumah.

beberapa persiapan pun mulai dilakukan PWI Lampung dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak, termasuk menyangkut transportasi penyeberangan. Pimpinan tertinggi Provinsi Lampung juga disebut telah beberapa kali melakukan pengecekan terhadap kesiapan pelaksanaan aktivitas. Salah satu rencana yang tengah disiapkan yakni pembukaan Porwanas di Stadion Pahoman, Bandar Lampung.

Menariknya, Lampung Barat juga berpotensi mendapat peran lain dalam rangkaian Porwanas. Api Porwanas direncanakan diambil dari wilayah Suoh, Lampung Barat, kemudian dibawa berkeliling ke beberapa wilayah di Provinsi Lampung. Rencana tersebut dikaitkan dengan sejarah penyelenggaraan Porwanas di Lampung pada 1993.

"Kalau memang dulu ada histori api Porwanas diambil dari Suoh, nanti bisa jadi referensi. Kalau memang layak sesuai dengan kriteria, kenapa tidak. Nanti ada tim yang akan melihat apakah masih ada api di Suoh," kata Wirahadikusumah.

Rencana membawa kopi robusta Lampung Barat sebagai cinderamata juga mendapat sambutan positif dari PWI Lampung. Wirahadikusumah menjelaskan momentum HPN dan Porwanas dapat dimanfaatkan masing-masing daerah untuk menonjolkan karakter dan produk unggulannya, baik berupa hasil bumi, produk lokal maupun kebudayaan.

"Kami menyambut baik rencana Bupati Lampung Barat untuk memberikan cinderamata kopi dalam aktivitas HPN dan Porwanas. Memang banyak daerah yang ingin mengambil momen ini dengan menonjolkan ciri khas daerah masing-masing," katanya.

Menurut Wirahadikusumah, kehadiran ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia menjadi ruang promosi yang luas bagi berbagai potensi daerah di Lampung. Produk lokal yang diperkenalkan dalam momentum tersebut berpeluang dikenal oleh masyarakat lebih luas melalui jaringan media dan para wartawan yang hadir.

Di sisi lain, Parosil menilai keberhasilan pelaksanaan HPN dan Porwanas membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kuat serta soliditas seluruh pihak. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada PWI Lampung untuk menjadi bagian dari tuan rumah agenda nasional tersebut dan menginginkan seluruh persiapan dapat dilakukan secara matang.

"Pertemuan ini sangat baik. Saya yakin pelaksanaan agenda ke depan akan sukses. Agenda ini membutuhkan SDM yang kuat dan soliditas yang baik," kata Parosil.

Parosil juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Lampung yang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan HPN dan Porwanas. Ia menginginkan kepercayaan tersebut dapat dijawab dengan penyelenggaraan aktivitas yang sukses dan memberikan dampak positif bagi Provinsi Lampung maupun daerah-daerah yang ikut terlibat.

"Saya mendoakan mudah-mudahan apa yang menjadi kepercayaan dari PWI pusat bisa diadakan dengan baik dan sukses," ujarnya.

Selain itu, Parosil menyebutkan akan berupaya hadir dalam aktivitas kick off HPN yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026. aktivitas tersebut akan dirangkai dengan PWI Running sebagai bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027.

Sementara itu, PWI Lampung memastikan persiapan pelaksanaan HPN dan Porwanas terus dilakukan melalui berbagai bidang. Wirahadikusumah memastikan PWI tidak dapat menjalankan seluruh rangkaian aktivitas tersebut sendiri sehingga dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tetap dibutuhkan.

Meski membutuhkan dukungan banyak pihak, Wirahadikusumah memastikan pelaksanaan aktivitas tersebut diupayakan tidak membebani anggaran pemerintah daerah. Hal itu menjadi komitmen PWI Lampung dalam mempersiapkan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas. "Janji kami kepada gubernur, kami tidak akan membebani APBD," kata Wirahadikusumah. 

Dalam audiensi tersebut, Wirahadikusumah didampingi Sekretaris PWI Lampung Andi Panjaitan, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Segan Simanjuntak, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Lukmansah, serta beberapa pengurus lainnya. Sementara Parosil didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan infrastruktur dan pengembangan Pirwan, SE, Kepala Bappeda Lampung Barat Erik Enriko, Kepala BPKAD Lampung Barat Sumadi, serta beberapa pejabat lainnya.

Bagi Lampung Barat, pelaksanaan HPN dan Porwanas di Provinsi Lampung bukan sekadar agenda nasional yang menghadirkan ribuan wartawan. Momentum tersebut membuka peluang bagi daerah untuk memperkenalkan potensi lokal secara lebih luas. Jika rencana tersebut terealisasi, kopi robusta Lampung Barat tidak hanya hadir sebagai cinderamata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa nama dan produk unggulan daerah dari perkebunan lokal menuju panggung nasional. (*) 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari