Friday, 18 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Sepanjang September 2026, Damkarmat Bandar Lampung Tangani 30 Evakuasi, Kasus Ular Paling Dominan

18 September 2026 14:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Sepanjang September 2026, Damkarmat Bandar Lampung Tangani 30 Evakuasi, Kasus Ular Paling Dominan
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat telah melakukan sebanyak 30 aksi evakuasi non-kebakaran selama bulan September 2026. 

Dari puluhan aksi penyelamatan tersebut, evakuasi ular menjadi kasus yang paling mendominasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan menjelaskan, selain menangani kebakaran, personelnya bersiaga 24 jam untuk melayani berbagai laporan darurat non-kebakaran yang dialami masyarakat. 

"Hingga pertengahan September 2026 ini, total ada 30 giat evakuasi yang sudah digelar oleh tim penyelamat di lapangan," ujar Anthoni Irawan, Jumat 18 September 2026.

Anthoni menjelaskan, dari total 30 penanganan tersebut, evakuasi ular menduduki peringkat pertama dengan 6 kasus. Disusul evakuasi sarang tawon/lebah serta pelepasan cincin/anting yang masing-masing mencapai 5 kasus.

Selanjutnya, penanganan hewan peliharaan seperti kucing masuk sumur sebanyak 4 kasus, evakuasi kendaraan mobil 2 kasus, dan ruko terkunci 2 kasus.

"Selebihnya ada penanganan biawak 1 kasus, anak terjebak di dalam mobil 1 kasus, monyet liar 1 kasus, evakuasi motor 1 kasus, kran air tersangkut di jari warga 1 kasus, hingga akses pintu rumah terkunci 1 kasus," bebernya.

Ular Sanca Sembunyi di Lemari Warga Gunung Sulah

Salah satu aksi evakuasi ular terbaru dilakukan oleh Regu Rescue B pada Jumat malam (11/9/2026). 

Petugas mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 1 meter yang masuk ke dalam rumah warga di Jalan Wartawan, Gang Amal, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Sukarame.

Laporan diterima dari seorang warga bernama Dini (27) pada pukul 22.12 WIB. Keberadaan ular jenis sanca tersebut diketahui berada di dalam lemari pakaian.

"Menerima laporan tersebut, kami mengerahkan 1 unit mobil Maven Rescue beserta 7 personel yang dipimpin Danru Desri Rinando ke lokasi kejadian. Ular berhasil diamankan menggunakan grab stick dan karung, evakuasi rampung pada pukul 22.42 WIB," jelas Anthoni.

Imbau Warga Tak Evakuasi Sendiri

Terkait maraknya fenomena masuknya satwa liar ke kawasan permukiman warga, Anthoni menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko bahaya.

"Jika menemukan hewan berbisa atau agresif seperti ular sanca, kobra, tawon vespa, biawak, atau monyet liar, mohon jangan dievakuasi sendiri. Segera hindari kontak langsung dan jaga jarak aman agar tidak memicu agresivitas hewan," imbau Anthoni.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk rajin menjaga kebersihan pekarangan rumah dan menghindari penumpukan barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang favorit bagi reptil maupun satwa liar lainnya.

"Bila membutuhkan bantuan evakuasi darurat, segera hubungi layanan panggilan darurat Dinas Damkarmat Bandar Lampung, petugas kami siap memberikan pelayanan," pungkasnya. 

 

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari