Friday, 03 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Terseret Arus di Pantai Teba Tanggamus, Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa

20 May 2026 10:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 8 kali
Bagikan:
Terseret Arus di Pantai Teba Tanggamus, Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(15), pelajar yang hilang terseret arus saat berenang di Pantai Teba, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian intensif selama berjam-jam oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Avento bersama tiga rekannya tengah mandi dan berenang di kawasan Pantai Teba.

Namun kondisi laut yang tiba-tiba berubah disertai datangnya ombak besar membuat keempat remaja tersebut panik. Tiga orang berhasil diselamatkan warga sekitar, sementara Avento terseret arus dan hilang di tengah laut.

Koordinator Pos SAR Tanggamus, Robi Rusli menuturkan, pihaknya menerima laporan dari keluarga korban pada pukul 17.43 WIB. Mendapat informasi tersebut, tim rescue langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Begitu menerima laporan, tim SAR gabungan langsung melakukan assessment dan pencarian di lokasi korban diduga tenggelam,” kata Robi, Selasa (19/5/2026).

Operasi pencarian melibatkan sebagian unsur gabungan mulai dari Pos SAR Tanggamus, Satpolairud, Polres Tanggamus, BPBD, Babinsa hingga aparat pekon setempat.

Tim menyisir area pantai dan perairan sekitar lokasi korban hilang. Proses pencarian sempat mengalami kendala akibat cuaca berawan serta gelombang laut yang cukup tinggi.

Setelah hampir delapan jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 23.38 WIB. Jasad Avento ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal lokasi korban terseret ombak.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Robi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Basarnas Lampung meminta masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi secara tiba-tiba.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari