Saturday, 19 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

11 Siswa Diduga Keracunan MBG, Dapur SPPG Pematang Pasir Lamsel Disuspend 20 Hari

19 September 2026 12:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
11 Siswa Diduga Keracunan MBG, Dapur SPPG Pematang Pasir Lamsel Disuspend 20 Hari
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(BGN) menghentikan sementara operasional SPPG Dapur 03 Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), setelah 11 siswa MI Ma'arif dilaporkan mengalami gejala muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Lampung Selatan, Alfarizi, menyampaikan penghentian operasional tersebut berlangsung selama 20 hari terhitung sejak surat suspend diterbitkan pada Kamis (17/9/2026).

Masa penghentian digunakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus pembenahan terhadap dapur penyedia MBG.

Menurut Alfarizi, perbaikan tidak hanya menyasar proses pengolahan makanan, tetapi juga kondisi fisik dan fasilitas pendukung SPPG. Beberapa bagian yang menjadi perhatian antara lain infrastruktur, fasilitas dapur, hingga area Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Sudah disuspend dan mungkin akan evaluasi total dan perbaikan besar supaya lebih baik lagi, dari infrastruktur, fasilitas dan lain-lain," kata Alfarizi, Jumat (18/9/2026).

Sementara itu, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa hingga Jumat (18/9/2026) belum diterima oleh pihak SPPG.

Alfarizi menyampaikan proses pemeriksaan membutuhkan waktu sekitar tiga hari sejak sampel diambil.

Penyampaian hasil pemeriksaan nantinya menjadi kewenangan Dinas Kesehatan agar informasi yang disampaikan sesuai hasil laboratorium.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026). Dari sekitar 80 siswa MI Ma'arif di Desa Pematang Pasir yang menerima makanan MBG, sebanyak 11 siswa dilaporkan mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi menu yang terdiri dari nasi, udang, tahu, dan sayur wortel. Makanan tersebut dikirimkan dari SPPG Dapur 03 Pematang Pasir.

Alfarizi menekankan, selama masa suspend pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas MBG Kabupaten Lampung Selatan untuk memastikan proses evaluasi dan perbaikan berjalan.

Operasional dapur baru dapat kembali dilakukan setelah seluruh pembenahan dan evaluasi dinyatakan memenuhi ketentuan.

"Supaya maintenance-nya ke depan lebih bagus dan baik," ujarnya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari