BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
kerja. Salah satunya adalah Arif Maulana, S.T., alumni Program Studi S1 Teknik Elektro yang kini berkarir sebagai Operator CCR di PLTU Sebalang.
PLTU Sebalang adalah pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara milik PT PLN (Persero) yang berlokasi di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Operator CCR adalah petugas yang bertanggung jawab memantau, mengendalikan, dan mengoperasikan seluruh sistem serta peralatan utama di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sebalang dari ruang kendali pusat.
Selama menempuh pendidikan, Arif aktif berorganisasi. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa S1 Teknik Elektro/HIMA S1 Teknik Elektro. Pengalaman berorganisasi tersebut dinilainya sangat membantu dalam membentuk karakter kepemimpinan dan kerja sama tim di dunia industri.
“Alhamdulillah saya bisa bekerja di PLTU Sebalang sebagai Operator CCR. Ilmu yang saya dapat di kampus sangat berguna, apalagi saat praktik di laboratorium,” ujar Arif.
Arif juga menyampaikan kesan selama kuliah di Teknokrat. Menurutnya para dosen di Prodi S1 Teknik Elektro sangat baik dalam membimbing mahasiswa.
Dosennya baik-baik dan selalu support. Fasilitas di Teknokrat sudah lengkap mulai dari laboratorium, ruang praktik, hingga sarana penunjang akademik lainnya. Kurikulum di kampus juga sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, jadi kami tidak kaget saat masuk industri,” tambahnya.
Dukungan Kampus untuk Lulusan Siap Kerja
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Auliya Rahman Isnain, S.Kom., M.Cs., mengapresiasi capaian Arif.
“Kami bangga dengan alumni yang mampu bersaing dan bekerja di industri energi nasional. Ini bukti bahwa lulusan Teknokrat memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menggarisbawahi bahwa Teknokrat terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan fasilitas penunjang.
“Teknokrat berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap kerja. Kurikulum kami terus dievaluasi agar selaras dengan kebutuhan industri. Fasilitas laboratorium dan praktik juga terus kami lengkapi agar mahasiswa memiliki pengalaman langsung sebelum terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Kontribusi terhadap SDGs
Keberhasilan alumni bekerja di sektor energi sejalan dengan dukungan kampus terhadap Sustainable Development Goals/SDGs, khususnya:
Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi lulusan dan kurikulum berbasis industri.
Tujuan 7: Energi Bersih dan Terjangkau dengan mencetak SDM yang berkontribusi pada sektor ketenagalistrikan.
Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penyiapan lulusan yang siap terserap di industri. (*)