Sunday, 20 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Diduga Keracunan Siomay MBG, Puluhan Siswa di Batu Ketulis Mengalami Gangguan Kesehatan

20 September 2026 13:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Diduga Keracunan Siomay MBG, Puluhan Siswa di Batu Ketulis Mengalami Gangguan Kesehatan
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Dugaan gangguan kesehatan yang dialami beragam siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kupas Tuntas, sedikitnya puluhan siswa diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan melalui dapur MBG Batu Ketulis.

Informasi yang diterima menyebutkan, makanan MBG tersebut dibagikan kepada para siswa pada Jumat (18/9/2026). Salah satu menu yang dibagikan pada saat itu berupa siomay. Setelah mengonsumsi makanan tersebut, beragam anak mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pada malam harinya diantaranya mengalami diare.

Keluhan kesehatan kemudian dilaporkan semakin banyak pada Sabtu pagi (19/9/2026). beragam siswa mengalami kondisi yang membuat orang tua mereka khawatir dan membutuhkan penanganan medis. Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, sebagian anak sempat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan, baik melalui perawatan jalan maupun perawatan inap.

Salah satu sumber yang mengetahui informasi tersebut membenarkan adanya kejadian itu kepada Kupas Tuntas. Namun, sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan tersebut mengungkapkan bahwa informasi yang diperolehnya berasal dari beragam orang tua siswa yang anaknya mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi MBG.

"Saya mendapat kabar dari beragam orang tua. Benar, kabarnya ada yang dirawat di Puskesmas, ada juga yang rawat jalan, bahkan ada orang tua yang abis makan itu kena juga katanya," kata sumber tersebut.

Meski demikian, sumber itu mengaku belum menerima dokumentasi atau data tertulis mengenai jumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan maupun hasil pemeriksaan medis terhadap anak-anak tersebut. Informasi mengenai puluhan siswa yang terdampak masih menjadi bagian dari informasi awal yang dihimpun Kupas Tuntas dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

Dugaan kejadian tersebut berkaitan dengan makanan MBG yang disalurkan melalui dapur MBG di Kecamatan Batu Ketulis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dapur tersebut merupakan dapur MBG yang dikelola oleh Yayasan Basri. Adapun penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan serta penelusuran lebih lanjut.

Kondisi beragam siswa yang disebut mengalami gangguan kesehatan juga belum diketahui secara menyeluruh. Termasuk jenis keluhan yang dialami, jumlah siswa yang mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan, serta hasil pemeriksaan medis terhadap mereka. Karena itu, dugaan keracunan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai akibat langsung dari makanan MBG sebelum terdapat hasil pemeriksaan atau keterangan resmi dari pihak berwenang.

Kupas Tuntas masih berupaya mendalami informasi tersebut dengan menghubungi pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Lampung Barat. Konfirmasi juga diperlukan untuk mengetahui langkah penanganan yang telah dilakukan terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan serta memastikan kondisi mereka setelah mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Sekretaris Satgas MBG Lampung Barat, Eric Enrico, belum berhasil dimintai keterangan terkait dugaan kejadian tersebut. Kupas Tuntas masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Satgas MBG maupun pihak terkait lainnya untuk memastikan jumlah siswa yang terdampak, kondisi kesehatan mereka, serta langkah pemeriksaan terhadap makanan yang dibagikan pada 18 September 2026. (*). 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari