Wednesday, 09 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Hendak Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Sejumlah Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak

09 September 2026 10:03 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Hendak Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Sejumlah Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak
Foto: Dokumentasi

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

 


Hendak Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), beragam Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak

Hendak liputan erupsi gunung anak Krakatau, beragam jurnalis dilaporkan hilang kontak, dari hal itu Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengerahkan dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung operasi pencarian delapan orang yang berada di dalam kapal speed boat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dukungan tersebut dilakukan setelah Basarnas Lampung menerima Rencana Operasi SAR (Renops) H.2 dari Basarnas Banten pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 00.33 WIB. Permohonan tersebut berkaitan dengan dukungan personel dan alat utama SAR untuk memperkuat operasi pencarian.

Pada pukul 07.00 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung mengerahkan RIB 02 dengan tujuh personel serta RIB 03 dengan 10 personel. Kedua RIB bergerak menuju lokasi pencarian untuk melakukan penyisiran sesuai search area yang telah ditetapkan dalam Renops SAR H.2.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah menyebutkan, pengerahan dua RIB tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan operasi SAR di wilayah Banten. Menurutnya, seluruh unsur yang diberangkatkan telah dipersiapkan untuk melaksanakan pencarian secara terkoordinasi sesuai sektor yang telah ditentukan.

“Kami mengerahkan dua unit RIB beserta personel untuk mendukung operasi SAR di wilayah Selat Sunda. Tim akan melaksanakan pencarian sesuai *search area* yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan di lapangan. Kami menginginkan upaya pencarian ini dapat segera menemukan kedelapan korban,” ujar Deden.

Ia menuturkan lebih lanjut, kondisi di lapangan akan terus menjadi perhatian tim dalam menentukan pola pencarian. Personel diminta tetap mengutamakan keselamatan selama melaksanakan operasi, mengingat pencarian dilakukan di wilayah perairan dengan cakupan area yang cukup luas.

Delapan orang yang masih berstatus dalam pencarian terdiri atas Warta, 55 tahun, selaku kapten kapal; Surakman, 60 tahun, ABK; Heriyanto, 49 tahun, guide; serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

.

.

Operasi pencarian melibatkan beragam unsur gabungan dari Lampung, di antaranya personel Pos SAR Bakauheni, kru KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, Mabes Polairud, Ditpolairud Polda Lampung, Kesbangpol Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, BPBD Lampung, serta ITERA.

.

.

Selain dua RIB, unsur pendukung yang digunakan dalam operasi ini meliputi KRI Lepu, satu paket alat pelindung diri (APD), serta berbagai peralatan pendukung lainnya. Seluruh unsur bergerak dengan mengacu pada rencana operasi dan sektor pencarian yang telah ditetapkan tim SAR gabungan.

.

.

Hingga Rabu (9/9/2026), kedelapan korban masih berstatus dalam pencarian (DP). Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di area yang telah ditentukan guna menemukan keberadaan speed boat dan seluruh penumpangnya.

.

.

Kantor Basarnas Lampung memastikan dukungan operasi akan terus dilakukan secara terkoordinasi bersama unsur SAR gabungan. Upaya pencarian akan dioptimalkan dengan mengerahkan personel dan alat utama SAR yang tersedia, dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh petugas di lapangan. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari