Monday, 05 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Jalan Sukaraja-Sidomakmur Lampung Barat Rusak Parah, Parosil: Masuk Prioritas Perbaikan 2027

05 October 2026 11:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Jalan Sukaraja-Sidomakmur Lampung Barat Rusak Parah, Parosil: Masuk Prioritas Perbaikan 2027
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Barat memastikan ruas jalan Sukaraja menuju Sidomakmur di Kecamatan Way Tenong menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur pada 2027 mendatang.

Ruas tersebut dinilai memiliki peran penting karena menjadi penghubung aktivitas masyarakat, mulai dari sektor perekonomian hingga akses pendidikan dan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menghadiri agenda pembagian seragam sekolah dan buku tulis gratis di SMPN 1 Way Tenong, Kecamatan Way Tenong, Senin (5/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Parosil menyinggung sebagian kebutuhan infrastruktur yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah di wilayah Way Tenong.

Menurut Parosil, pemerintah daerah saat ini terus melakukan perbaikan terhadap sebagian ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Beberapa ruas jalan di Kecamatan Way Tenong disebut akan segera mendapatkan penanganan, sementara ruas Sukaraja-Sidomakmur diproyeksikan menjadi prioritas pada tahun anggaran berikutnya.

Ia menuturkan, pembangunan daerah infrastruktur jalan tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Karena itu, pemerintah perlu menentukan ruas yang dianggap paling membutuhkan penanganan berdasarkan tingkat kerusakan dan manfaatnya bagi masyarakat.

"Tahun ini beberapa ruas jalan yang ada di Kecamatan Way Tenong segera diperbaiki. Tetapi yang menjadi PR Pak Bupati adalah ruas jalan yang ada di Sukaraja menuju Sidomakmur. Insyaallah tahun depan akan menjadi salah satu prioritas," kata Parosil.

Menurutnya, kondisi ruas Sukaraja-Sidomakmur saat ini sudah cukup memprihatinkan. Bahkan, ia menilai kondisi jalan tersebut bukan lagi sekadar mengalami kerusakan biasa, tetapi sudah membutuhkan perhatian serius pemerintah agar tidak semakin menghambat aktivitas masyarakat.

Parosil menjelaskan, ruas tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi jalan penghubung antarwilayah. Selain mendukung mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga digunakan untuk menunjang agenda ekonomi, pendidikan serta akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan.

"Jalan ini jalan penghubung antarpemukiman, termasuk juga jalan penghubung perekonomian, pendidikan dan kesehatan. Karena itu, insyaallah tahun 2027 akan menjadi skala prioritas pemerintah kabupaten untuk diperbaiki," ujarnya.

Ia menekankan, pemerintah daerah akan terus menyusun skala prioritas pembangunan daerah berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Jalan yang memiliki tingkat urgensi tinggi dan memberikan dampak luas bagi aktivitas masyarakat akan menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

Parosil juga menyebut sebagian ruas jalan lainnya yang menjadi perhatian pemerintah di wilayah Way Tenong. Di antaranya jalan di kawasan Gang Bogor, jalan di Pasar Senen serta jalan menuju Lapangan Sanayuda yang secara bertahap akan mendapatkan penanganan sesuai dengan kemampuan anggaran.

Menurutnya, pembangunan daerah jalan harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari kondisi fisik jalan. Infrastruktur tersebut harus mampu menunjang berbagai aktivitas masyarakat, termasuk mempermudah anak-anak menuju sekolah, masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dan pelaku usaha menjalankan agenda perekonomian.

Dalam konteks pendidikan, Parosil menilai kondisi jalan memiliki keterkaitan dengan akses siswa menuju sekolah. Infrastruktur yang baik akan membuat mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, terutama bagi anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju tempat belajar.

Ia menuturkan pemerintah daerah berupaya membangun infrastruktur secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kemampuan APBD.

Dengan keterbatasan anggaran, pemerintah harus menentukan pembangunan daerah yang dianggap paling mendesak dan memiliki manfaat paling besar bagi masyarakat.

Parosil juga meminta dukungan DPRD Lampung Barat dalam mendorong program pembangunan daerah infrastruktur tersebut.

Menurutnya, dukungan legislatif diperlukan agar rencana penanganan jalan yang telah menjadi kebutuhan masyarakat dapat dibahas dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Ia menginginkan rencana penanganan ruas Sukaraja-Sidomakmur pada 2027 dapat direalisasikan sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi kondisi jalan yang rusak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap agar pembangunan daerah jalan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Way Tenong dan wilayah Lampung Barat secara keseluruhan.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari