Saturday, 03 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pemkab Lambar Siapkan Rp3 Miliar Lanjutkan Pembangunan Jalan BNS-Suoh

03 October 2026 12:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Pemkab Lambar Siapkan Rp3 Miliar Lanjutkan Pembangunan Jalan BNS-Suoh
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

terus mengupayakan penanganan infrastruktur jalan di wilayah BNS dan Suoh. Salah satu ruas yang masih menjadi perhatian pemerintah adalah jalan yang menyisakan sekitar 10 kilometer dan direncanakan untuk diperjuangkan menjadi prioritas penanganan pada tahun mendatang.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan hal tersebut saat menghadiri agenda pembagian seragam dan buku tulis gratis bagi pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs Kecamatan BNS yang dipusatkan di Danau Asam, Kecamatan BNS, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Parosil, pembangunan daerah infrastruktur di wilayah BNS dan Suoh membutuhkan dukungan anggaran yang dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan seluruh kebutuhan infrastruktur dalam satu tahun anggaran karena harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta skala prioritas pembangunan daerah.

Ia menyebut penanganan jalan di wilayah tersebut telah dikomunikasikan dengan Orang nomor satu di Lampung. Dari pembahasan tersebut, masih terdapat sekitar 10 kilometer ruas jalan yang diharapkan dapat masuk dalam prioritas penanganan pada tahun depan.

"Masih sisa 10 kilometer lagi. Insyaallah tahun depan jadi skala prioritas," kata Parosil.

Selain membahas ruas jalan yang tersisa, Parosil juga menyampaikan gambaran anggaran penanganan infrastruktur BNS dan Suoh.

Pada 2025, pemerintah daerah disebut mengalokasikan sekitar Rp5,4 miliar untuk kebutuhan pembangunan daerah di wilayah tersebut, sementara pada 2026 sekitar Rp1,2 miliar dan pada 2027 direncanakan sekitar Rp3 miliar.

Menurutnya, besaran anggaran tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan teknis pembangunan daerah di lapangan. Karena itu, pemerintah masih akan melakukan kajian untuk menentukan bentuk penanganan yang tepat terhadap masing-masing ruas jalan yang membutuhkan perbaikan.

Parosil menyebutkan pembangunan daerah infrastruktur tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena harus mempertimbangkan kondisi jalan, usia konstruksi dan kebutuhan masyarakat. Ia menyebut ruas jalan yang dilalui saat menuju kawasan BNS dan Suoh memiliki usia sekitar enam tahun sejak pembangunan daerah pada 2021.

Meski demikian, Parosil menyebut kondisi ruas jalan yang dilalui saat ini masih relatif baik. Pemerintah tetap akan melakukan evaluasi untuk menentukan kebutuhan penanganan selanjutnya sehingga anggaran yang tersedia dapat digunakan secara efektif.

Ia menggarisbawahi pembangunan daerah infrastruktur menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam membuka akses masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.

Jalan yang baik diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat, distribusi hasil usaha serta mendukung aktivitas pendidikan dan pelayanan publik.

Parosil memiliki harapan penanganan sisa ruas jalan tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana. Ia juga meminta masyarakat bersama pemerintah menjaga infrastruktur yang telah dibangun sehingga manfaat pembangunan daerah dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari