Friday, 18 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

SMPN Sekuting Terpadu Balik Bukit Sabet Juara 1 LCT SMP Lampung Barat

18 September 2026 09:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
SMPN Sekuting Terpadu Balik Bukit Sabet Juara 1 LCT SMP Lampung Barat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Tim SMPN Sekuting Terpadu Kecamatan Balik Bukit berhasil meraih Juara I Lomba Cepat Tepat (LCT) tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Lampung Barat yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kompleks Perkantoran Pemkab Lampung Barat, Kamis (17/9/2026) malam. Kemenangan tersebut menjadi puncak persaingan enam tim finalis yang sebelumnya beradu cepat dan tepat dalam menjawab berbagai pertanyaan.

Final LCT berlangsung dalam suasana penuh ketegangan. Para peserta harus berkonsentrasi menghadapi setiap soal, sekaligus berpacu dengan waktu untuk mendapatkan kesempatan memberikan jawaban. Tangan para peserta sigap berebut menekan tombol sirine, sementara dukungan dan tepuk tangan dari guru pendamping maupun peserta lainnya terus terdengar di dalam ruangan.

Persaingan semakin menegangkan ketika pertandingan memasuki bagian akhir. Setiap jawaban menjadi penentu perolehan nilai masing-masing tim. Para peserta tampak berusaha menjaga konsentrasi di tengah tekanan pertandingan, sementara para pendamping memberikan dukungan agar siswa tetap percaya diri dalam menghadapi setiap pertanyaan yang diberikan dewan juri.

Ketegangan tersebut akhirnya berubah menjadi suasana haru dan kegembiraan setelah dewan juri mengumumkan hasil akhir perlombaan. Tangis, sorak kegembiraan, hingga pelukan antarpeserta mewarnai momen pengumuman tersebut. Bagi para peserta, hasil yang diraih menjadi bagian dari perjalanan mereka setelah melalui proses persiapan dan kompetisi sejak tahapan sebelumnya.

Berdasarkan hasil akhir perlombaan, Kecamatan Balik Bukit keluar sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih Kecamatan Sekincau, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Belalau. Sementara itu, Juara Harapan I diraih Kecamatan Sumber Jaya, Harapan II Kecamatan Batu Brak, dan Harapan III Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).

Trofi dan uang pembinaan kemudian diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus kepada para pemenang. Pemberian penghargaan tersebut menjadi penutup rangkaian kompetisi sekaligus bentuk apresiasi terhadap para pelajar yang telah mengikuti perlombaan dengan kemampuan terbaik mereka.

Bagi tim Balik Bukit, keberhasilan menjadi juara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjawab pertanyaan dengan cepat. Di balik hasil tersebut terdapat proses latihan, kerja sama antarpeserta, bimbingan guru, serta persiapan yang dilakukan sebelum mereka tampil di babak final.

M. Ibram Al Araf, siswa SMPN Sekuting Terpadu sekaligus juru bicara tim LCT Kecamatan Balik Bukit, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menyebut kemenangan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota tim yang berusaha memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.

“Terima kasih untuk tim karena kita sudah bekerja sama dengan baik, mencurahkan segala yang kita bisa semaksimal mungkin sehingga mendapat juara satu,” kata Ibram.

Ibram juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang telah menyelenggarakan LCT. Menurutnya, acara tersebut memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan semangat belajar melalui kompetisi yang melibatkan pengetahuan, kecepatan berpikir, keberanian, dan kerja sama.

“Terima kasih kepada pemerintah kabupaten yang sudah mengadakan acara sekeren ini, sebermanfaat ini. Harapannya anak-anak Indonesia, khususnya di Lampung Barat, bisa semakin cerdas, pintar, dan lebih baik,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Ibram kepada para guru yang telah mendampingi dan membimbing tim selama proses persiapan hingga pelaksanaan perlombaan. Menurutnya, dukungan dan pembinaan dari guru menjadi bagian penting dalam membantu para peserta menghadapi kompetisi tersebut.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para guru yang sudah mencurahkan segalanya, mendidik, membimbing, mengajarkan, dan mendukung kami sehingga mendapat juara,” kata Ibram.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menjelaskan LCT tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan peserta yang paling cepat dalam menjawab pertanyaan. Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk membangun keberanian, kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

“Yang terpenting dari acara ini bukan hanya siapa yang menjadi juara. Anak-anak kita telah belajar bagaimana bekerja sama, berani mengambil keputusan, menghargai proses, dan tetap tenang ketika berada dalam tekanan,” ujar Parosil.

Parosil menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru, pendamping, dewan juri, serta jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan LCT. Ia juga meminta para peserta yang berhasil menjadi juara agar tidak berhenti belajar, sementara peserta yang belum memperoleh juara diminta tidak menganggap dirinya gagal karena keberanian untuk tampil dan mengikuti seluruh proses kompetisi juga menjadi pengalaman penting bagi mereka.

“Untuk yang malam ini menjadi juara, jangan berhenti sampai di sini. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar. Dan bagi yang belum mendapatkan juara, jangan merasa kalah. Keberanian untuk tampil dan mengikuti proses ini juga merupakan sebuah prestasi,” katanya.

Parosil menginginkan acara LCT dapat terus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam membangun sumber daya manusia. Ia menjelaskan pemerintah daerah ingin para pelajar Lampung Barat tumbuh sebagai generasi yang cerdas, percaya diri, memiliki karakter, serta mampu mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki.

“Kita ingin anak-anak Lampung Barat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, memiliki karakter, dan mampu bersaing. Pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ujarnya.

LCT Lampung Barat berlangsung selama dua hari, yakni kategori SD sederajat pada 16 September 2026, kemudian kategori SMP sederajat dan PKK pada 17 September 2026. Untuk tingkat SD, setiap kecamatan mengirimkan dua tim dengan masing-masing tim beranggotakan 10 orang. Sementara tingkat SMP mengirimkan satu tim dari setiap kecamatan dengan anggota 10 orang, sedangkan kategori PKK diikuti satu tim.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pengumuman dan pemberian apresiasi kepada para juara. Penutupan tersebut disaksikan langsung Bunda Literasi Lampung Barat Partinia Mabsus, jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD), serta para dewan guru pembimbing.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari