Wednesday, 30 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Dies Natalis Ke-12 Itera, 145 Petinju Tanding di Ring Fistera Lampung Youth Boxing Tournament

30 September 2026 16:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Dies Natalis Ke-12 Itera, 145 Petinju Tanding di Ring Fistera Lampung Youth Boxing Tournament
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG– Atmosfer perayaan Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mendadak membara. Sebanyak 145 petinju muda dan amatir dari berbagai penjuru berkumpul adu tinju dalam ajang Fistera Lampung Youth Boxing Tournament yang digelar di Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 ITERA, 29 September hingga 2 Oktober 2026.

Ajang kolaborasi teknik dan mental di atas ring ini menjadi salah satu menu utama perayaan ulang tahun ITERA. 

Mengusung semangat sportivitas tinggi, ajang ini menyedot antusiasme peserta mulai dari tingkat pelajar SMA/SMK, mahasiswa, hingga kategori umum.

Pembina Punchline Boxing Club (PLBC) ITERA, Erny Amalia Lestari, menekankan bahwa turnamen ini disiapkan sebagai panggung pembuktian sekaligus wadah penyaluran bakat olahraga tinju di Lampung.

"Selain menyalurkan minat dan bakat, turnamen ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa sportivitas sekaligus membentuk mental bertanding yang tangguh bagi para atlet," ujar Erny kepada awak media, Rabu (30/9/2026).

Dua Kategori Panas, Jalur Gugur Tanpa Kompromi

Persaingan sengit tersaji sejak hari pertama. Erny merincikan, 145 petinju yang turun ke gelanggang terbagi ke dalam dua kategori utama:

Kategori Elite (86 Peserta): Diikuti pertarungan sengit antar-mahasiswa ITERA, mahasiswa luar kampus, hingga petinju dari kategori umum.

Kategori Youth (59 Peserta): Menjadi arena adu gengsi antar-pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat.

Rangkaian ajang dimulai dari prosesi penimbangan berat badan (weigh-in) dan face off untuk memastikan kesesuaian kelas tanding. 

Masuk hari kedua, Rabu (30/9), persaingan makin panas karena sudah memasuki babak quarter finals.

Di babak perempat final ini, masing-masing kelas berat menyajikan empat partai hidup-mati. Hanya delapan petinju terbaik yang berhak mengamankan tiket menuju semi finals. 

Sistem gugur berlaku ketat: kekalahan berarti angkat koper lebih awal dari turnamen.

Bagi petinju yang melangkah ke semifinal namun gagal menembus partai puncak, panitia menyiapkan posisi juara 3 bersama atau mekanisme penentuan peringkat tiga yang telah ditetapkan.

Puncak adu gengsi (final) bakal meledak pada Jumat, 2 Oktober 2026. Para finalis akan saling pukul demi mengamankan takhta Juara 1 dan Juara 2 di masing-masing weight class, yang kemudian ditutup dengan Awarding Ceremony.

Ditempat yang sama, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum ITERA, Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han), Ph.D., menilai bahwa keberanian seorang atlet untuk melangkahkan kaki dan naik ke atas ring tinju saja sudah merupakan pencapaian luar biasa.

"Melalui turnamen ini, para peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan teknik bertinju, tetapi juga belajar mengenai mental bertanding, disiplin, dan sportivitas," tegas Bobby.

Senada, Ketua Panitia Dies Natalis ke-12 ITERA, Rendy Perdana Khidmat, menyampaikan terima kasih atas dukungan para sponsor yang menyukseskan gelaran sportainment ini.

Rendy melanjutkan, konsep perayaan Dies Natalis kali ini memang dibuat berbeda dan lebih segar dengan menghadirkan cabang olahraga adu fisik.

Tak hanya tensi tinggi di dalam ring, kemeriahan Dies Natalis ke-12 ITERA juga akan makin pecah dengan panggung hiburan dari artis-artis lokal favorit. 

 

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari