BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Sumoharjo menerima dua penghargaan sekaligus dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung.
Penghargaan pertama berupa predikat Bank Darah Rumah Sakit Terbaik Tahun 2026.
Penghargaan kedua diberikan atas kontribusi rumah sakit dalam pengumpulan lebih dari 300 kantong darah pada periode 2025-2026.
Dua penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran RS Urip Sumoharjo dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat.
Keberadaan Bank Darah Rumah Sakit yang terkelola dengan baik menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan, karena kebutuhan darah dapat muncul sewaktu-waktu, baik untuk tindakan operasi, perawatan penyakit tertentu, maupun penanganan pasien dalam kondisi darurat.
Capaian tersebut tidak lepas dari komitmen dan kolaborasi seluruh keluarga besar RS Urip Sumoharjo bersama para pendonor.
Kerja sama antara tenaga kesehatan, tim Bank Darah Rumah Sakit, dan para pendonor menjadi kunci dalam mendukung ketersediaan darah serta pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.
Direktur RS Urip Sumoharjo, dr. Rio Rimbo, M.H., mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas apresiasi tersebut.
"Kami bangga dan bersyukur atas apresiasi yang diberikan PMI Provinsi Lampung. Penghargaan ini adalah buah komitmen dan kolaborasi seluruh keluarga besar RS Urip Sumoharjo bersama para pendonor. Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Provinsi Lampung, seluruh tenaga kesehatan, tim Bank Darah Rumah Sakit, para pendonor, dan semua pihak yang telah berkontribusi. Setiap tetes darah yang diberikan membawa harapan dan kesempatan hidup bagi mereka yang membutuhkan," kata dr. Rio.
Menurut dr. Rio, penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menginginkan apresiasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menebarkan manfaat bagi sesama.
Selain itu, RS Urip Sumoharjo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah meluangkan waktu dan memberikan darahnya secara sukarela.
Kepedulian para pendonor dinilai memiliki peran besar dalam menyelamatkan nyawa dan memberikan harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan.
Dengan semboyan "Melayani Pasien dengan Ramah, Merawat Sepenuh Hati", RS Urip Sumoharjo berkomitmen menjaga mutu pelayanan sekaligus berperan aktif dalam aktivitas kemanusiaan, khususnya penyediaan darah bagi masyarakat.
Ke depan, rumah sakit menginginkan dapat terus meningkatkan pelayanan Bank Darah dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk menjadi pendonor darah secara rutin.